Gemuruh Romanisti Antar AS Roma ke Final Eropa


TAMMY Abraham membawa AS Roma ke final Liga Konferensi Eropa. Tepatnya, setelah klub meraih kemenang 1-0 atas Leicester City di Stadion Olimpico, Roma.

Abraham mencetak gol dengan sundulan kuat pada menit ke-11. Kemudian, membawa tim asuhan Jose Mourinho ke final di kompetisi Eropa pertama dalam lebih dari tiga dekade.

Mantan pemain Chelsea itu merasakan dampak dari kehadiran Romanisti. Stadion Olimpico bergemuruh, bahkan sejak pertandingan dimulai.

“Sebelum pertandingan dimulai, para penggemar memenangkan pertandingan ini untuk kami,” kata Abraham.

Baca juga: Roma Imbang dengan Bologna, Mourinho Kritik Pemain

“Ketika kami tidak berada di lapangan, kami mendengarnya. Kemenangan ini untuk mereka, dan tim saya. Mudah-mudahan kami bisa melangkah jauh,” imbuhnya.

Para penggemar Roma belum pernah melihat tim memenangkan trofi sejak 2008. Saat itu, Giallorossi memenangi Coppa Italia di bawah arahan Luciano Spalletti. 

Baca juga: Liverpool Bertemu Madrid di Final Liga Champions, Salah Ingin Balaskan Dendam

Adapun final kompetisi Eropa terakhir Roma, yaitu pada 1991, berujung kekalahan dari Inter Milan. Capaian AS Roma tahun ini dengan bisa lolos ke final Liga Konferensi Eropa, sangat dinantikan pelatih Jose Mourinho. 

Mourinho terlihat menitikkan air mata, setelah wasit Sran Jovanovic meniup peluit akhir laga. “Perasaan saya sama dengan semua orang yang mencintai klub ini. Ini klub raksasa tanpa trofi, dalam kaitannya dengan dimensi sosial klub,” paparnya.

Di partai final, Roma akan berhadapan dengan Feyenoord yang mengalahkan Olympique Marseille pada laga semifinal. Pertandingan final akan berlangsung di Stadion Arena Kombatare di Albania pada 26 Mei mendatang.(AFP/OL-11)






Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Translate »