Bakal Capres 2024 Dapat Dukungan Parpol: Anies, Prabowo, dan Airlangga



Jakarta, CNN Indonesia

Sejumlah partai politik telah memberi sinyal dukungan terhadap bakal calon presiden untuk Pilpres 2024. Beberapa bakal capres jagoan survei, mulai dari Prabowo Subianto hingga Anies Baswedan mendapat dukungan itu.

Hingga saat ini, Partai Golkar dan Partai Gerindra sudah hampir pasti mengusung ketua umum mereka sebagai capres. Sementara itu, Partai Nasdem baru akan mengambil keputusan pada 17 Juni mendatang.

Golkar Usung Airlangga

Partai Golkar menjadi partai politik pertama yang melakukan hal itu. Melalui Musyawarah Nasional (Munas) di Jakarta pada 2019, Golkar meminta ketua umum mereka-Airlangga Hartarto-untuk maju pada 2024.

“Kalau para pemilik suara sudah bersepakat, mereka menginginkan ketua umum menjadi calon presiden, mungkin itu amanah, amanah yang harus dilakukan oleh Pak Airlangga,” kata Sekretaris Jenderal Partai Golkar Lodewijk F. Paulus di lokasi Munas Golkar di Jakarta, 4 Desember 2019.

Nama Airlangga beredar di papan tengah berbagai survei capres. Elektabilitas Menteri Koordinator Bidang Perekonomian itu berkisar di angka 1 persen.

Golkar juga harus berkoalisi untuk mengusung Airlangga pada 2024. Hal itu disebabkan ambang batas pencalonan presiden (presidential threshold) minimal 20 persen kursi DPR RI atau 25 persen suara sah nasional pemilu sebelumnya.

Perolehan suara Golkar pada Pemilu 2019 adalah 12,31 persen. Kemudian, Fraksi Partai Golkar memiliki 85 kursi atau setara 14,78 persen di DPR RI.

Golkar telah menjajaki koalisi dengan Partai NasDem saat Airlangga bertemu Surya Paloh di Pulau Kali Age, Kepulauan Seribu, 14 Februari 2021. Namun, belum ada koalisi resmi di antara dua partai itu.

Gerindra Minta Prabowo Maju Lagi

Kader-kader Partai Gerindra mulai mendorong Prabowo Subianto untuk kembali menjadi capres. Satu per satu dewan pimpinan daerah (DPD) Gerindra melakukan deklarasi.

“Sudah ada sekitar 12 provinsi yang menyatakan meminta Pak Prabowo maju sebagai calon presiden Partai Gerindra. Jabar ini ke-12,” kata Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad melalui video 22 Oktober 2021.

Meski demikian, Dewan Pimpinan Pusat Partai Gerindra belum memberi keputusan. Prabowo pun belum menyatakan diri maju pada 2024. Dasco menyebut partainya akan menggelar pertemuan khusus tahun ini. Mereka akan memutuskan apakah Prabowo kembali nyapres pada 2024.

Dari sisi elektabilitas, Prabowo masih merajai sejumlah survei. Elektabilitas Prabowo berkisar di angka 20 persen. Ia hampir selalu masuk tiga besar capres terfavorit bersama Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan.

Partai Gerindra perlu koalisi dengan partai lain jika mau mengusung Prabowo. Mereka memiliki 78 kursi atau setara 13,57 persen kursi di DPR. Perolehan suara Gerindra pada Pemilu 2019 setara 12,57 persen suara nasional.

Dukungan Kader Daerah NasDem untuk Anies

Partai NasDem berencana memutuskan dukungan untuk calon presiden pada 17 Juni. Namun, sejumlah kader NasDem di daerah telah menyatakan dukungan.

Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) NasDem DKI Jakarta-Banten menegaskan dukungan terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Pernyataan yang sama juga dinyatakan DPW NasDem Aceh, Jawa Barat, dan Yogyakarta.

“Dari sekian banyak DPD, itu kan mayoritas, umumnya kan minta Pak Anies untuk dipertimbangkan untuk diusulkan dalam rakernas ke ketua umum,” kata Ketua DPW NasDem Jawa Barat Saan Mustopa via pesan singkat kepada CNNIndonesia.com, Rabu (4/5).

Anies hampir selalu menempat papan atas survei bersama Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto. Ia punya elektabilitas yang berkisar di angka belasan persen.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu juga punya kedekatan dengan NasDem. Anies merupakan salah satu deklarator Nasional Demokrat, ormas cikal bakal Partai NasDem.

Sementara itu, NasDem punya modal 59 kursi atau setara 10,26 persen kursi DPR. Perolehan suara mereka pada Pemilu 2019 setara 9,05 persen suara nasional.

(dhf/DAL)

[Gambas:Video CNN]






Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Translate »